Text
Studi Awal Sistem Penentuan Posisi Akustik Bawah Air Bagi Kapal Selam Kelas 209 Tipe 1300
Kekuatan yang dibangun oleh Angkatan Laut Republik lndonesia didukung oleh kapal selam. Kapal selam dapat menyelesaikan tugasnya dari bawah permukaan air laut. Untuk penentuan posisinya, kapal selam menggunakan metode optik, elektromagnetik dan metode ekstiaterestris. Cara kapal selam menentukan posisi saat dia menyelam lebih dalam dari kedalaman periskop, akan menjadi pokok pembicaraan dalam penelitian ini. Dead reckoning adalah cara yang digunakan awak kapal selam untuk mendapatkan posisi duga kapal selam. Penentuan posisi fix kapal selam saat menyelam lebih dalam dari kedalaman 15m menjadi inti penelitian ini. Pada saat kapal selam menyelam lebih dalam dari kedalaman lSm, awak kapal selam akan membawa kapal selam menuju kedalaman periskop dan kemudian menggunakan metode optik, elektromagnetik dan ekstiaterestris. Seperti yang diketahui umum, bahwa gelombang akustik dirambatkan secara baik dalam air. Kemungkinan bahwa stasiun akustik dapat digunakan oleh kapal selam sebagai referensi untuk menentukan posisi jix-nya akan ditetapkan pada penelitian ini. Studi awal ini menggunakan koreksi alat bantu navigasi untuk menggambarkan diamond error dan menghitung elips kesalahan. Kesalahan alat bantu navigasi permukaan akan dibandingkan dengan kesalahan alat bantu navigasi bawah permukaan. Sehingga dapat kita lihat bahwa alat bantu navigasi bawah permukaan dapat digunakan untuk menentukan posisi fix kapal selam ketika kapal selam menyelam lebih dalam dari kedalaman periskop.
Tidak tersedia versi lain