Dalam Tahun Anggaran 1996/1997, Dinas Hidro-Oseanografi TNI-AL melaksanakan pemutakhiran Buku Daftar Pulau-pulau Indonesia terbitan tahun 1987, yang diberi judul Daftar Nama Pulau-pulau Kepulauan Indonesia. Pada dasarnya buku ini tidak merubah isi dari buku terbitan tahun 1987 tersebut, yang telah dinyatakan secara resmi sebagai hasil Rapim ABRI tahun 1987 dan atas persetujuan Menhankam mel…
Buku Informasi Lingkungan Laut ini disusun untuk memberikan data lingkungan laut di perairan Laut Halmahera dan Seram. Isinya merupakan kumpulan data yang dihimpun dari berbagai sumber tentang Hidrografi, Oseanografi, Meteorologi, Geologi, Geofisika dan Geografi Maritim. Penerbitan buku ini dimaksudkan untuk dapat menunjang kepentingan Hankamneg khususnya operasi laut. Dapat dimaklu…
Buku Informasi Lingkungan Laut ini disusun untuk memberikan data lingkungan laut di perairan Laut Banda dan Lzut Timor Isinya merupakan kumpulan data yang dihimpun dari berbagai masukan tentang keadaan oseanografi, meteorologi, geologi dan geografi. Penerbitan buku ini dimaksudkan untuk dapat menunjang kegiatan dalam rangka pendaya gunaan laut bagi kepentingan Hankamnas maupun pembangun…
Perhitungan ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty, yaitu dengan menggunakan data Tetapan Harmonis yang diperoleh dari buku Kepanduan Bahari dan hasil survei Hidro-Oseanografi. Informasi arus diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran sebagaimana ditetapkan dalam UU RI nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran. Ramalan Arus Pasang Surut untuk setiap tempat dari …
Perhitungan Ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty menggunakan data tetapan harmonis 9 arus pasut (M2, S2, K2, N2, O1, K1, P1, MS4, dan M4), bersumber dari Buku Kepanduan Bahari Indonesia dan hasil survei hidro-oseanografi. Informasi arus pasang surut diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran sebagaimana ditetapkan dalam Pasal 116 s.d Pasal 118 UU RI Nomor …
Perhitungan ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty, yaity dengan menggunakan data Tetapan Harmonis yang diperoleh dari buku Kepanduan Bahari dan hasij Survei Hidro-Oseanografi. Informasi arus diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran Sebagaimana ditetapkan dalam UU RI nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran. Ramalan Arus Pasang Surut untuk setiap tempat dar…
Perhitungan Ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty menggunakan data 9 tetapan harmonis arus pasut ( M2, S2, K2, N2, O1, K1, P1, MS4, dan M4). bersumber dari Buku Kepanduan Bahari Indonesia dan hasil survei hidro-oseanggrafi. Informasi arus pasang surut diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran sebagaimana ditetapkan dalam pasal 116 — 118 UU RI nomor 17 Ta…
Perhitungan ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty, yaity dengan menggunakan data Tetapan Harmonis yang diperoleh dari buku Kepanduan Bahari dan hasij Survei Hidro-Oseanografi. Informasi arus diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran Sebagaimana ditetapkan dalam UU RI nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran. Ramalan Arus Pasang Surut untuk setiap tempat dar…