Konvensi PBB tentang Hukum Laut III Tahun 1982 (Unclos 1982) sudah diratifikasi oleh Indonesia dengan hukum nasionalnya yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985. Konvensi ini sudah berlaku penuh di perairan Indonesia dan di perairan negara-negara yang sudah meratifikasi dengan undang-undang nasionalnya. Bagi bangsa Indonesia, Konvensi ini sangat bermakna dan berarti karena dengan adanya Konvensi…
Teknologi Side Scan Sonar telah menjadi alat penting dalam ekspiorasi bawah laut, terutama untuk pemetaan dasar laut, identifikasi objek bawah air, dan survei arkeologi maritim. Teknologi ini bekerja dengan memancarkan gelombang suara ke samping dari kapal atau platform bawah laut, kemudian menangkap pantulan gelombang suara untuk menghasilkan gambar dua dimensi dari permukaan dasar laut. Penel…
Survei batimetri merupakan proses penting dalam pemetaan dasar laut untuk pengumpulan serta pengolahan data. Singlebeam Echosounder adalah salah satu alat survei utama yang digunakan untuk mengukur kedalaman laut dengan menghasilkan data batimetri. Namun, alat ini memerlukan suatu perangkat lunak yang dapat terintegrasikan dengan Singlebeam Echosounder itu sendiri dan DGNSS untuk pengolahan dat…
Peta laut adalah peta yang secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan navigasi laut. Peta laut Indonesia yang berstandar Internasional mutiak dibutuhkan keberadaannya mengingat tingginya tingkat pelayaran di Indonesia dan tidak menutup kemungkinan untuk pelaut asing berlayar di Indonesia. Pembuatan Peta Laut Di Perairan Utara Lombok di Pushidrosal saat ini menggunakan perangkat lunak Cari…
Seiring dengan perkembangan teknologi navigasi pelayaran yang semakin maju kapal-kapal kini telah dilengkapi dengan berbagai sistem navigasi modern. ECDIS (Electronic Chart Display Information System), dapat mengakses ENC (Electronic Navigational Chart) yang biasa disebut digital. Perlu untuk melakukan pembuatan Cell ENC yang mudah dan efisien dalam penggunaanya, lebih lengkap dalam memberikan …
Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Pulang Pisau telah ditetapkan sebagai Alur Perairan Pandu Luar yang tata cara berlalu lintas di alurnya telah diatur oleh Kementerian Perhubungan dalam hal ini Dirjen Perhubungan Laut, dalam rangka menjamin aspek keselamatan dan keamanan pelayaran, kelancaran terkait peningkatan kepadatan lalu lintas kapal. Belum tersedianya ENC di Alur Pelayaran Palangkaraya deng…
Selat Sunda merupakan bagian dari Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I, yang merupakan konsekuensi Indonesia sebagai negara kepulauan setelah pemerintah Indonesia meratifikasi Hukum Laut Internasional UNCLOS 1982. Karakteristik dari selat ini adalah bentuknya yang seperti corong dengan bagian utara selat lebih sempit sedangkan bagian selatan lebih lebar yang menghubungkan perairan Samudera Hi…
Dasar laut merupakan suatu habitat yang menabjukan untuk diamati karena memiliki keunikan dengan gambaran bentuk geomorfologi. Karakteristik geomorfologi dasar laut dan komposisi material penyusunnya merupakan suatu variable fisik yang penting dalam pembentukan distribusi habitat-habitat dasar laut. Sub Bottom Profiler mampu mendeteksi permukaan dasar laut, seperti batu, lumpur, pasir, kerikil …
Selat Larantuka merupakan selat sempit yang berada di gugusan kepulauan Nusa Tenggara Timur, selat ini menghubungkan Laut Flores dengan karakteristik massa air khas Samudera Pasifik menuju Samudera Hindia (Laut Sawu). Perbedaan tinggi muka air laut antar kedua samudera tersebut memicu perpindahan massa air dari Laut Flores menuju Laut Sawu, hal ini berimplikasi langsung terhadap dinamika pasut …
Penentuan TIPE dasar laut merupakan aspek penting dalam studi geologi kelautan yang membutuhkan metode yang akurat dan efisien. Teknologi Multibeam Echosounder (MBES) telah menjadi alat utama dalam pemetaan dasar laut dengan tingkat resolusi yang tinggi. Dalam penelitian ini, kami menggabungkan data backscatter dari MBES dengan dua metode analisis, yaitu Sediment Analisis Tools (SAT) dan Analis…