Text
Pemanfaatan Data Klorofil-A Dari Citra Penginderaan Jauh Untuk Mendukung Operasi Keamanan Laut (Studi Kasus Perairan Laut Sulawesi)
Perairan Laut Sulawesi yang berada di barat Samudera Pasifik mengakibatkan maraknya IUU-Fishing, baik yang dilakukan oleh kapal Ikan lokal maupun kapal ikan asing. Laut Sulawesi di barat dibatasi oleh Kepulauan Sulu, Laut Sulu, dan Pulau Mindanao, Filipina, di utara, di timur oleh rantai Kepulauan Sangihe, di selatan oleh Sulawesi, dan di barat oleh Kalimantan Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik sebaran klorofil-a di perairan Laut Sulawesi periode Januari 2016 — Desember 2020, mengetahui karakteristik pola arus di perairan Laut Sulawesi periode Januari 2019 -Desember 2020, mengetahui pola sebaran ZPPI di perairan Laut Sulawesi, mengetahui hubungan antara sebaran klorofil-a dan pola arus di perairan Laut Sulawesi periode Januari 2019 — Desember 2020, mengetahui hubungan antara sebaran klorofil-a dengan ZPPI di perairan Laut Sulawesi periode Januari 2016 - Desember 2020, mengetahui hubungan antara pola arus dengan ZPPI di perairan Laut Sulawesi periode Januari 2019 - Desember 2020, dan mengidentifikasi potensi tindak pidana /UU-Fishing berdasarkan pola arus dan sebaran klorofil-a di perairan Laut Sulawesi periode Januari 2016 — Desember 2020. Penelitian ini menerapkan metode time series analysis menggunakan data klorofil-a, data ZPPI selama 5 tahun yang dimulai dari Januan tahun 2016 - Desember 2020, dan data arus selama 2 tahun yang dimulai dari Januari 2019 — Desember 2020 untuk memperoleh kesimpulan yang sesuai dengan perumusan masalah, penulis menggunakan metode kuantitatif yang memenuhi kaidah ilmiah berupa angka-angka dan menganalisanya menggunakan statistik. Studi ini juga menggunakan metode perata-rataan secara spasial terhadap bulanan, musiman dan tahunan untuk melakukan analisis spasial dan temporal. Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa pada awal bulan dan akhir bulan di setiap tahunnya terlihat kenaikan sebaran klorofil-a. Sehingga meningkatkan efektivitas operasi keamanan laut dan mencegah terjadinya Illegal Unreported and Unregulated Fishing di perairan Laut Sulawesi. Dengan demikian TNI AL lebih mudah dalam rangka penjagaan, pengawasan, pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran hukum di perairan Laut Sulawesi.
Tidak tersedia versi lain