Text
Studi Penentuan Internal Wave Menggunakan Gelombang Akustik Di Perairan Laut Banda
Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Australia serta Samudera Hindia dan Pasifik, sehingga perairan Indonesia dilalui oleh sistem arus yang disebut Indonesian Through Flow (ITF) atau lebih dikenal sebagai Arus Lintas Indonesia (ARLINDO). Njeuwerkerk merupakan sill sebagai pembangkit Internal Wave. Instrument yang digunakan dalam penentuan Internal Wave adalah Singlebeam Echosounder EA600 dan CTD. Perhitungan Brunt Vaisala Freguency digunakan untuk melihat kestabilan kolom air. Energi kecepatan per lapisan dihitung menggunakan perhitungan Group Velocity dengan menggunakan data CTD. Echogram kuantifikasi nilai intensitas backscatter dikomparasikan terhadap stratifikasi densitas, di mana Intemal Wave Nonlinier dengan panjang gelombang 2,7 kilometer, amplitudo 51 meter terbentuk akibat pertemuan massa air dan tingginya percampuran massa air. Skala Thorpe dalam mengestimasi nilai energi kinetik disipasi turbulen eddy (sz) dan difusivitas vertikal eddy (Kz). Berdasarkan nilai Volume Backscattering Strength (SV) dapat disimpulkan bahwa perairan Laut Banda khususnya pada Sill Neiuwerkerk merupakan daerah perairan yang subur kaya akan nutrien.
Tidak tersedia versi lain