Text
Studi Penentuan Nilai Chart Datum Perairan Indonesia Menggunakan Perangkat Lunak Berbasis Least Square
Metode pengolahan data pasang surut 29 piantan yang masih relevan untuk perairan Indonesia adalah Metode Admiralty serta Analisa Kombinasi Komponen Pasang Surut digunakan untuk menentukan nilai Chart Datum suatu perairan. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komputer, Pushidrosal mulai membangun secara bertahap stasiun pasang surut permanen dengan periode pengukuran panjang. Data yang diperoleh minimal 1 (satu) tahun dengan interval minimal 15 menit. Data pasang surut periode panjang tersebut, tidak bisa diolah menggunakan metode saat ini yang masih digunakan. Pegolahan data pasang surut dengan metode Least Sguare salah satu solusi untuk menghitung data pasut periode panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil pengolahan data perangkat lunak berbasis Least Sguare menggunakan perangkat lunak TOTIS. Bertujuan Untuk menghitung nilai Chart Datum di Perairan Inonesia yaitu, Sabang, Makassar dan Jayapura. Hasil penelitian tersebut berupa Water level di tiga lokasi tersebut adalah LAT, MLLW, MHLW, MSL, MLHW, MHHW, HAT .
Tidak tersedia versi lain