Text
Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D Cetakan Edisi 2 Cet 29
Borg and Gall (1989) mengungkapkan beberapa nama penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian kuantitatif disebut sebagai metode tradisional, positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif. Sedangkan metode kualitatif sering disebut sebagai metode baru, postpositivistic, discovery, interpretive dan kualitatif. Nama kedua metode tersebut yang paling banyak digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Perbedaan kedua metode tersebut,: tidak semata-mata yang satu pakai angka dan yang lain tidak. Perbedaan kedua metode tersebut meliputi aksioma dasar, proses penelitian dan karakteristik penelitian itu sendiri. Dari segi proses, penelitian kuantitatif bersifat deduktif dan penelitian kualitatif bersifat induktif. Keberadaan metode tersebut tidak perlu dipertentangkan, karena justru satu sama lain saling melengkapi. Bila ditinjau dari tingkat kesulitan, maka sebenarnya metode kualitatif lebih sulit bila dibandingkan dengan metode kuantitatif. Seperti dinyatakan oleh Borg and Gall 1988 bahwa “Oualitative research is much more difficult to do well than guantitative research because the data collected are usually subjective and the main measurement tool for collecting data is the investigator himself. Pertanyaan yang sering muncul terhadap ke dua metode tersebut adalah apakah kedua metode itu dapat digabungkan. Dalam hal ini Thomas D. Cook and Charles Reichardt, (1978) menyatakan “To the conclusion that gualitative and guantitative methods themselves can never be used together. Since the methods are linked to different paradigms and since one must Choose between mutually exclusive and antagonistic world views, one must also choose between the methods type”. Kesimpulannya, metode kualitatif dan kuantitatif tidak akan pernah dipakai bersama-sama, karena ke dua metode tersebut memiliki paradigma yang berbeda dan perbedaannya bersifat mutually exclusive, sehingga dalam penelitian hanya dapat memilih salah satu metode. Karena paradigma ke dua metode tersebut berbeda, maka sangat sulit menggabungkan metode tersebut digunakan dalam satu proses penelitian yang bersamaan. Menurut penulis, ke dua metode tersebut dapat digunakan bersama-sama atau digabung, tetapi dengan catatan sebagai berikut : 1. apat digunakan bersama ntuk meneliti pada obyek yang sama, tetapi tujuan yang berbeda. Metode kualitatif digunakan untuk Menemu kan hipotesis. sedangkan metode kuant'tatif digunakan untuk menguji h potesis Each metholology can be used to complement the other Within the same area of inguiry, since Ihey have different purposes or aimp (Susan Stainback, 1988), 2. Digunakan secara bergantian, Pada tahap pertama menggunakan metode kualitatif, sehingga ditemukan hipotesis. Selanjutnya hipotesis tersebut diuji dengan metode kuantitatif, 3. Ke dua metode penelitian tidak dapat digabungkan dalam waktu bersamaan, tetapi teknk pengumpulan data dapat digabungkan. Misalnya penelitian kuantitatit dengan teknik pengumpulan data yang utama adalah kuesioner. Selanjutnya untuk mengecek dan memperbaiki keberaran data dari kuesioner tersebut dilakukan pengumpulan data dengan teknik lain yaitu observasi dan wawancara. Pada buku ini dikemukakan tiga metode yaitu kuantitaif, kualitatif, penelitian dan pengembangan (research and development/R&D). Metode kuantitatif cocok digunakan untuk penelitian pada populasi yang luas, permasalahan sudah jelas, teramati, terkur, dan peneliti bermaksud menguji hipotesis. Metode penelitian kualitatif cocok digunakan terutama bila permasalahan masih remang-remang bahkan gelap, peneliti bermaksud ingin memahami secara mendalam suatu situasi sosial yang kompleks, penuh makna. Selain itu metode kualitatif juga cocok digunakan untuk mengkontruksi fenomena sosial yang rumit, menemukan hipotesis dan teori. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) digunakan apabila peneliti bermaksud menghasilkan produk tertentu, dan sekaligus menguji keefektifan produk tersebut. Dengan metode R&D diharapkan dapat ditemukan dan diuji produk-roduk baru yang berguna bagi kehidupan manusia, lembaga dan masyarakat. Perkembangan teknologi di berbagai bidang seperti otomotif, pesawat terbang, elektronika, komputer, kedokteran, obat-oba:an, kontrukdi banggunan dan lain-lain adalah produk dari R&D. Metode penelitian ini bersifat longitudinal, sehingga penelitian dilakukan secara bertahap, dan Setiap tahap mungkin digunakan metode yang berbeda. Buku ini dikembangkan dari buku yang saya tulis sebelumnya, yaitu Metode Penelitian Administrasi (kuantitatif) dan buku Memahami Penelitian Kua.itatif. Dengan hadirnya buku ini diharapkan pembaca dapat dengan mudah untuk memahami ketiga metode tersebut, sehingga dapat Memilih metode penelitian mana yang paling cocok digunakan untuk Penelitian.
Tidak tersedia versi lain