Text
Pemodelan Hidrodinamika dan Transpor Sedimen Kolam Dermaga Sunda Pondok Dayung Jakarta
Dermaga Sunda merupakan dermaga baru di kawasan pangkalan pondok dayung Jakarta. Penelitian tentang karakteristik hidrodinamika dan laju sedimentasi di area tersebut sangat penting guna sebagai informasi dalam berolah gerak juga dalam perencanaan kegiatan pengerukan. Salah satu cara untuk mengetahui karakteristik hidrodinamika yaitu dengan pemodelan numerik secara 2 dimensi (2D). Dalam simulasi pemodelan ini, arus dibangkitkan oleh interaksi pasang surut dan angin. Berdasarkan hasil simulasi model, karakteristik pola arus di area penelitian lebih dominasi oleh pengaruh pasang surut dan morfologi bentuk garis pantai/pelabuhan. Pada saat menuju pasang, karakteristik pola arus mengarah masuk kedalam kolam pelabuhan, sebaliknya pada saat menuju surut karakteristik pola arus berubah menjadi keluar meninggalkan kolam pelabuhan.Hasil validasi dengan data elevasi pasang surut dari stasiun pasut pondok dayung milik Badan Informasi Geospasial (BIG), didapat hasil simulasi model memiliki nilai RMSE yang baik yaitu antara 0,0405-0,0458 dengan nilai korelasi antara 0,9648-0,9843. Kecepatan arus tertinggi terjadi pada alur masuk pelabuhan dengan nilai kecepatan maksimal 0,26 m/s sedang kecepatan arus terendah terjadi di area kolam dermaga sunda pondok dayung dengan nilai kecepatan minimum 0,0000306 m/s. Tingkat laju sedimentasi tertinggi terjadii di area dermaga bagian utara dengan laju perubahan kedalaman 22 cm pertahun. Estimasi kegiatan pengerukan didasarkan pada perhitungan Under Keel Clearance KRI dengan sarat paling dalam yaitu KRI jenis Landing Platform Dock yang memiliki sarat kapal maksimum 4,9 m. Hasil perhitungan UKC didapat sebesar 2,5 m. Apabila rata-rata kedalaman di area penelitian setelah pelaksanaan pengerukan 8 meter maka estimasi kegiatan pengerukan berikutnya di kolam dermaga sunda yaitu sekitar 11 tahun.
Tidak tersedia versi lain