Text
Pemutakhiran Web Database Sistem Fusi Oseanografi Dengan Menambahkan Variabel Sound Speed (Kecepatan Suara) dan Cabbeling Coefficient (Koefisien Percampuran Massa Air)
Perairan Indonesia merupakan wilayah yang menghubungkan dua samudera, yaitu Samudera Pasifik dengan Samudra Hindia, dengan fungsi utama sebagai jalur lalu lintas pelayaran yang penting bagi Negaranegara di kawasan regional maupun internasional. Maka dibutuhkan kelengkapan untuk data-data Oseanografi, seperti pada aplikasi fusi Oseanografi. Purwarupa tersebut dibangun sesuai dengan perkembangan sistem Android yang terkini, dalam hal ini Application Programing Interface (API) sesuai dengan standar Platform Google saat ini. Aplikasi tersebut menampilkan data Parameter Suhu dan Parameter Salinitas terhadap Parameter Kedalaman yang berdasarkan karakteristik tahunan dan bulanan. Dataset pemodelan klimatologis tahunan dan bulanan hasil pengukuran dalam kurun waktu 1955–2012. Data tersebut ditampilkan di sebelas Wilayah Fusi Oseanografi (WFO) dan di seluruh perairan Indonesia. Dengan menambahkan variabel Sound Speed dan Cabbeling Coefficient terhadap kedalaman. Adapun alat yang digunakan adalah Ocean Data View (Schlitzer, 2015).
Tidak tersedia versi lain