Text
Hitung dan Proyeksi Geodesi II
Pada periode 1968-1978 kami mendapat tugas mengajar antara lain mata kuliah Proyeksi Peta. Untuk membantu para mahasiswa di dalam proses belajarnya, kami menyediakan hand out untuk setiap kuliah yang akan diberikan. Atas inisiatip Ikatan Mahasiswa Geodesi ITB (LMG-ITB) pada waktu itu, hand out tersebut disusun dan ditertibkan menjadi Diktat singkat dengan judul Proyeksi Peta untuk digunakan didalam lingkungan sendiri. Pada tahun 1980, Diktat tersebut dicetak ulang dan diberi judul Hitung dan Proyeksi Geodesi II (HPG-II) sesuai dengan nama yang tercatum didalam Kurikulum baru (Kurikulum 1975-1980) sebagai pengganti nama mata kuliah Proyeksi Peta. Disamping itu pada waktu jurusan Geodesi PTSP-ITB menyelenggarakan up grading Course bagi Dosen-Dosen Pengajar mata kuliah Surveying dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (pada tahun 1980), kami mendapat kepercayaan untuk memberikan kuliah dalam bidang yang menyangkut kerangka Dasar Horisontal dimana di dalamnya menyangkut pula masalah proyeksi peta. Untuk memenuhi tugas tersebut, husus yang menyangkut Proyeksi Peta, kami telah menyiapkan pula Diktat yang diberi judul Pengantar Proyeksi Peta. Dengan maksud untuk lebih melengkapi isi Diktat-Diktat yang terdahulu serta menambah koleksi buku Proyeksi Peta dalam bahasa Indonesia yang sangat terbatas adanya, kami mencoba untuk menerbitkan Diktat baru ini dengan judul Hitung dan Proyeksi Geodesi II (Proyeksi Peta). Didalam Diktat baru ini, disamping diberikan uraian-uraian teori secara singkat disajikan pula petunjuk/pedoman untuk keperluan-keperluan praktis. Dengan demikian diharapkan, meskipun disadari bahwa isi Diktat ini masih jauh dari sempurna, dapat digunakan sebagai buku pelajaran disamping dapat digunakan oleh tenaga-tenaga praktis geodesi. Perlu kiranya kami kemukakan disini, bahwa mengingat sangat banyaknya sistim/macam proyeksi peta yang dapat dibuat, uraikan dibatasi hanya untuk proyeksi-proyeksi yang sering digunakan dalam praktek pemetaan, yaitu proyeksi-proyeksi yang dibuat secara perspektip dan semi perspektif dimana kedudukan bidang proyeksinya adalah normal. Untuk proyeksi silinder, disamping diuraikan proyeksi normal, diuraikan pula proyeksi transversal.
Tidak tersedia versi lain