Text
Studi pembuatan purwarupa AML Komponen IWC untuk peperangan Laut dan optimalisasi WECDIS (Studi Kasus di Selat Lombok)
Additional Miitary Layer (AML) didefinisikan sebagai berbagai bentuk produk data geospasial dijital yang didesain untuk memenuhi seluruh kebutuhan non-navigasional pertahanan maritim NATO. AML terdiri dari 6 (enam) komponen statis dan 3 (tiga) komponen dinamis. Pushidrosal sebagai lembaga hidrografi sipil dan militer telah memiliki perangkat lunak untuk membuat AML komponen statis, namun belum dilengkapi kemampuan membuat AML komponen dinamis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari kemungkinan pemanfaatan perangkat lunak ODV 4.7.4 dan Matlab 2017a untuk membuat salah satu AML dinamis Integrated Water Column (IWC). AML IWC berisi tentang kondisi klimatologis kolom air laut yang dibuat dalam format netCDF. TNI AL telah menggunakan teknologi Warship Electronic Chart Display and Information System (WECDIS) terkini di dua kapal selam terbarunya pada tahun 2016 dan 2017. Hal ini perlu dioptimalkan dengan dukungan produk AML dari Pushidrosal. Karena WECDIS tidak hanya mampu membaca peta laut elektronik, namun juga mampu membaca peta elektronik lainnya termasuk AML, sebagai peta elektronik yang khusus didesain untuk kepentingan militer. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan solusi alternatif perangkat lunak produksi AML IWC di lingkungan Pushidrosal. Penelitian ini bersifat terapan yang dilaksanakan dengan metode eksploratif dengan memanfaatkan data contoh AML IWC yang disediakan oleh United Kingdom Hydrographic Office (UKHO). AML IWC produk penelitian ini kemudian diverifikasi, divalidasi dan diuji tampilannya dengan menggunakan Laptop Electronic Chart System (ECS) Ecpins di Dispeta Pushidrosal dan perangkat WECDIS di KRI Ardadedali – 404 yang memiliki spesifikasi teknis yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perangkat lunak ODV 4.7.4 dan Matlab 2017a dapat digunakan untuk membuat AML IWC yang bisa dibaca pada sistem WECDIS. Purwarupa AML IWC produk penelitian ini telah terverifikasi format filenya dan memiliki konten data yang tervalidasi terhadap masing – masing data pembanding dengan nilai deviasi yang rata – rata kecil (0,1% s.d. 8 %) sedangkan satu parameter pada satu titik memiliki deviasi sedang (± 32 %). Uji tampilan yang dilaksanakan terhadap AML IWC produk penelitian ini pun hasilnya cukup memuaskan, baik pada Laptop Electronic Chart System (ECS) Ecpins di Dispeta Pushidrosal dan perangkat WECDIS di KRI Ardadedali – 404. Hasil penelitian purwarupa ini sangat bisa diterapkan sebagai metode pembuatan AML IWC untuk mendukung optimalisasi WECDIS TNI AL.
Tidak tersedia versi lain