Text
Analisa Gelombang Pada Dermaga Kolam Pelabuhan Pondok Dayung Di Tanjung Priok Jakarta
Setelah dilaksanakan analisis dapat ditarik beberapa kesimpulan, antara lain : a. Angin merupakan pembangkit gelombang yang paling dominan di offshore daerah penelitian, dengan nilai correlation coefficient sebesar 0,72 dan 0,87 dengan kesalahan berada pada level 1% atau tingkat kepercayaan (confidence interval) 99%. b. Tinggi gelombang rata-rata tiap arah pada tahun 2008 tidak ada yang melebihi angka gelombang kritis. c. Hasil pemodelan maksimal tiap arah pada tahun 2008. diperoleh tinggi gelombang signifikan maksimal terjadi pada arah angin di offshore dari barat laut (pada tanggal 18 Februari 2008 jam 07.00) yaitu sebesar 0,25 m pada area D. d. Untuk KRI tipe PSK, FPB, Parchim, semua jenis LST dan LCT. Kondor, BR, PC-36, PC-40, PC Besi. KAL-28 serta kapal angkut personil jenis Karang Pilang tidak di tempatkan di area D. e. Untuk semua tipe KRI selain yang disebutkan di atas dapat di tempatkan di semua dermaga dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional TNI-AL. f. Desain breakwater dari siteplan Disfaslanal sesuai dengan kebutuhan TNI AL untuk menyediakan tempat bersandarnya KRI.
Tidak tersedia versi lain