Text
Aplikasi Sistem Informasi Geografis Untuk Perencanaan Rute Dan Perhitungan Panjang Kabel (Studi Kasus Survei Rute Kabel Laut Dumai-Batam)
Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis spasial perencanaan rute kabel bawah laut di perairan Batam Dumai. dapat dirangkum beberapa kesimpulan sebagai berikut: a. Hasil analisis SIG secara otomatis dengan hasil rute rencana 1. 2. 3, dan secara interaktif dengan hasil rute interaktif mempunyai variasi hasil yang cukup dekat dengan hasil penggelaran kabel. b. Secara otomatis tanpa mempertimbangkan faktor buaya menghasilkan jarak yang lebih pendek dari kabel yang sudah digelar, dengan resiko 6 (enam) titik potong dengan existing kabel. c. Secara interaktif (manual) menghasilkan rute alternatif yang lebih pendek, jumlah titik potong yang sama (3) dengan hasil penggelaran kabel. sehingga menghasilkan rute yang lebih optimal dan dapat mengurangi beban biaya operasional. Dengan penambahan faktor slack kabel (0,48%). didapatkan panjang hasil rute perencanaan adalah 315,609 km. d. Pengolahan secara otomatis dengan data raster tergantung pada ukuran pixel-nya, sehingga dengan pixel resolusi rendah, peta skala kecil dan area penelitian yang sempit menyebabkan rute tidak mampu melewati daerah yang sempit.
Tidak tersedia versi lain