Text
Pemanfaatan Software Tidal Model Driver Untuk Memprediksi Pasang Surut (Studi Kasus Perairan Pondok, Dayung, Sungai Barito dan Perairan Pulau Batek)
Pengaplikasian Software Tidal Model Driver (TMD) di 3 (tiga) lokasi yaitu lokasi teluk di Perairan Pondok Dayung. lokasi sungai di Sungai Barito dan di Perairan Pulau Batek. Pemilihan lokasi geografus yang berbeda berguna untuk menguji keakuratan prediksi pasang surut Software TMD. Hasil prediksi pasut dengan Software TMD yang berupa elevasi data pasut akan divalldasl dengan data lapangan sedangkan konstanta harmonik divalidasi dengan konstanta harmonik hasil pengolahan dengan metode Admiral. Pengujlan keakuratan Software TMD divalidasi dengan data lapangan menggunakan metode Statistik mendapatkan hasil Root mean square (RMS) residu dan nilai residu menggunakan program matlab sebagai berikut : a Hasil prediksi pasut Software TMD di stasiun pasut Pondok Dayung menunjukan nilai RMS residu adalah 12,02 cm dan nilai residu adalah 288,35 cm. b Hasil prediksi pasut Software TMD di stasiun pasut Sungai Barito menunjukan nilai RMS residu adalah 35.71 cm dan nilai residu adalah 627,97 cm. c Hasil prediksi pasut Software TMD di stasiun pasut Perairan Pulau Balek menunjukan nilai RMS residu adalah 14,39 cm dan nilai residu adalah 378.16 cm. Penyebab perbedaan hasil prediksi pasang surut Software TMD dengan data lapangan adalah proses prediksi TMD tidak memperhatikan kondisi geografis sebenarnya, lokasi geografls di lokasi stasiun Pondok Dayung adalah berbentuk teluk, terletak didalam break water pelabuhan sehingga penjalaran pasut dari laut menuju pelabuhan terhalang oleh bentuk pelabuhan. Lokasi geografls di stasiun Sungai Barito adalah berbentuk sungai. kondisi topografi kedalaman dasar sungai dan luas perairan sungai yang sempit sehingga penjalaran pasut dari laut terhalang dengan bentuk sungai. Dan di stasiun Perairan Pulau Batek berhadapan langsung dengan laut lepas dan tidak terhalang oleh bangunan pantai sehingga penjalaran pasut langsung menuju stasiun pasut Perairan Pulau Batek. Hasil pengujian keakuratan menunjukan nilai RMS residu terkecil adalah di stasiun pasut Pondok Dayung dan di Perairan Pulau Batek sehingga pengaplikasian Software TMD sebaiknya dilaksanakan di teluk dan Perairan laut terbuka.
Tidak tersedia versi lain