Text
Pengukuran muka air laut dengan sistem telemetri menggunakan alat LUWES (Live Uninterrupted Water Sensor) (Studi Kasus Teluk Jakarta)
LUWES adalah alat pencatat elevasi muka air laut dengan menggunakan gelombang ultrasonic yang sensornya dipasang dipermukaan air laut dengan ketinggian tertentu. Alat karya anak bangsa ini tergolong terbaru dan berbeda dengan metode yang lain karena menggunakan gelombang ultrasonic. Pushidrosal telah memiliki alat LUWES tersebut dipergunakan untuk mencatat data pasang surut dan gelombang permukaan air laut. Untuk pengamatan gelombang air laut, alat ini dimodifikasi sehingga pengukuran elevasi air sampai frequensi 6 heartz atau enam kali pengukuran dalam 1 detik. Tugas ini melakukan verifikasi alat LUWES untuk pasang surut yang dimodifikasi sebagai alat pengukuran gelombang permukaan air laut. Penelitian ini lebih menekankan pengamatan pasang surut daripada data gelombangnya, dimana data pasang surut dibandingkan dengan alat pasang surut yang lain umum dipergunakan. Pelaksanan penelitian dilaksanakan di perairan Teluk Jakarta, menghasilkan dua data yaitu data pasang surut dan data gelombang. Data gelombang dan pasut dihasilkan dari memisahkan keduanya dengan metode filtering . Dari penelitian diperoleh alat LUWES yang dimodifikasi untuk pengukuran gelombang dapat mengukur pasang surut dengan menambahkan bahasa "script pemograman alat"di dalam alat logger serta menaikkan seri alat sensor Maxbotix MB7363 menjadi Maxbotix serie MB7386. Hasil perhitungan data pengukura pasang surut dari keempat stasiun relatif sesuai dengan tipe pasang surut harian tunggal. Masing-masing nilai bilanagan formzal keempat stasiun tersebut adalah stasiun Putri Duyung F=4,24, stasiun Marina F=3,90, stasiun BIG Pondok Dayung F=4,24 dan Stasiun IOC Kolinlamil F=3,79
Tidak tersedia versi lain