Text
Estimasi Pola Transport dan Sedimentasi Menggunakan Pemodelan Numerik Terhadap Rencana Pembangunan Dermaga TNI AL di Perairan Tawiri Teluk Ambon
Rencana pembangunan Dermaga Lantamal IX di Tawiri merupakan akibat dari pembangunan Jembatan Merah Putih di teluk Ambon. Dalam merencanakan pembangunan dermaga perlu dilaksanakan estimasi pola transport dan sedimentasi terhadap laju sedimentasi dan transpor sedimen. Hasil estimasi laju sedimentasi dan transpor sedimen pada saat merencanakan pembangunan dermaga perlu ditinjau terlebih dahulu dari kondisi saat ini, sehingga penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu penentuan lokasi berdasarkan Lembar Lukis Teliti (LLT) tahun 2014, melaksanakan simulasi pemodelan numerik dengan menggunakan software SMS 10.1 yang diverifikasi dengan hasil data survei Dishidros tahun 2014 dan melaksanakan pemodelan numerik simulasi dengan dermaga sesuai siteplan. Berdasarkan hasil simulasi model tanpa dermaga di perairan Tawiri terjadi pendangkalan deposisi terbesar pada stasion 5 sekitar :t 3,7 cm/tahun, pada simulasi model dengan dermaga terjadi konsentrasi laju sedimen yang terbesar pada stasion D sebesar 27,42 mg/Itr (0,027 gr/Itr) dan terjadi pendangkalan deposisi terbesar pada stasion A sekitar 1 3,3 cm/tahun. Sedimentasi yang terjadi diakibatkan oleh pergerakan arus pasang surut, sungai dan arus yang dipengaruhi oleh angin musim Barat.
Tidak tersedia versi lain