Text
Analisis Hitungan Volume Pengerukan (Studi Kasus Kolam Armatim)
Negara Indonesia sebagai negara kepulauan secara strategis terletak diantara dua benua dan dua samudera dimana wilayah lautannya Iebih luas dari pada daratan, sehingga transportasi lewat laut hams dimanfaatkan dengan maksimal. Salah satu hal penting dari pemeliharaan kolam pelabuhan adalah mempertahankan kedalaman kolam pelabuhan. Untuk mendukung pemeliharaan kedalaman kolam tersebut perlu di laksanakan pengerukan. Dalam pengerukan diperlukan perhitungan luas area dan volume yang akan dikeruk secara teliti. Salah satu program perhitungan untuk hitungan volume yang lebih teliti adalah perangkat lunak. Dalam penulisan ini di lakukan analisis hitungan volume pengerukan dengan datum vertikal, kerapatan titik, dan model matematika. Berdasarkan data batimetri hasil survei Dishidros TNI AL, kedalaman kolam Armatim dapat didesain kembali dan dihitung volume pengerukannya. Proses hitungan volume dalam penulisan ini dibatasi pada area 100 x 100 meter. Dari hasil analisis perhitungan volume pengerukan dengan datum vertikal, kerapatan titik, dan model matematika, dalam penulisan ini di dapatkan hasil perhitungan volume terbaik dengan datum vertikal MLWS pada kerapatan titik 5 meter, dengan menggunakan model matematika Trapesium.
Tidak tersedia versi lain