Text
Analisa Gelomban Menggunakan Pemodelan STWave (Steady State Wave) Studi Kasus Perairan Sorong
Dalam perencanaan pembangunan dermaga diperlukan data-data HidroOseanograti, antara lain data gelombang, kecepatan angin dan data batimetri. Data-data tersebut diperlukan untuk mengetahui tinggi gelombang di area dermaga. Infomasi tentang tinggi gelombang diperoleh dengan melakukan simulasi model gelombang menggunakan pemodelan STWave (Steady State Wave). Dalam penelitian ini dijalankan 2(dua) simulasi model, simulasi mode! pertama dilakukan untuk memvalidasi model dengan cara membandingkan tinggi gelombang hasil model dengan tinggi gelombang data pengukuran lapangan oleh Dishidros. Simulasi kedua dilakukan sebagai implementasi pemodelan dilokasi untuk mendapatkan karakteristik gelombang diperairan Sorong. Hasil nilai RMS error antara hasil pengukuran lapangan dengan model 0.0125 dan antara model dengan empiris 0.049. hasil dari model tidak iauh beda dengan lapangan dan empiris. Hal ini menunjukan bahwa model gelombang dapat menghitung dengan baik perambatan gelombang di pantai Sorong. Dengan penggunaan metode STWave akan diperoleh hasil simulasi antara model dan empiris di Sorong. Data tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam perencanaan pembangunan dermaga. Hasil pemodelan arah penjuru mata angin selama tahun 2011 diperoleh pada arah angin dari utara 0.04m, timur laut 0.10 m, timur 0.03 m, dan barat |aut 0.03 m.
Tidak tersedia versi lain