Text
Simulasi Pemodelan 3-Dimensi Hidrodinamika Arus Barotropik Di Perairan Selat Lamakera Dan Selat Larantuka
Selat Lamakera dan Selat Larantuka merupakan kawasan perairan sempit di wilayah timur Indonesia yang memiliki karakteristik arus laut yang cukup kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan dinamika arus laut barotropik tiga dimensi dengan memanfaatkan perangkat lunak MIKE 3, guna mengetahui pola pergerakan arus yang terbentuk di kedua selat tersebut. Pemodelan dilakukan menggunakan pendekatan barotropik, dengan asumsi bahwa densitas air laut bersifat seragam dan tidak mempertimbangkan pengaruh stratifikasi suhu maupun salinitas. Data batimetri resolusi tinggi digunakan untuk menggambarkan kontur dasar laut, sementara data pasang surut global dimanfaatkan sebagai kondisi batas terbuka. Hasil simulasi menunjukkan bahwa arus di kedua selat terutama dipengaruhi oleh pasang surut, dengan pergerakan arus yang mengikuti morfologi sempit dan memanjang dari masing-masing selat. Arus maksimum tercatat lebih tinggi di Selat Larantuka dibandingkan Selat Lamakera, khususnya pada saat kondisi pasang dan surut maksimum. Selain itu, model juga berhasil menggambarkan kemunculan pola jet arus dan pusaran lokal (eddy) yang dapat memengaruhi dinamika perairan, termasuk pergerakan sedimen dan organisme laut. Hasil ini menunjukkan bahwa MIKE Zero merupakan alat yang efektif dalam memodelkan proses hidrodinamika di wilayah perairan sempit, serta dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain