Text
Kajian Kualitas Posisi Geometri Citra Satelit Quickbird Dalam Penggambaran Garis Pantai Di Utara Puri Marina-Ancol Barat.
Garis pantai yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu diperlukan suatu data baru guna updating penggambaran garis pantai. Dalam penelitian ini mengambil daerah penelitian di daerah Pantai Utara Marina Ancol Barat, dimana perubahan garis pantai cenderung berubah akibat adanya kegiatan reklamasi, sehingga diperlukan suatu attematif untuk memudahkan menggambarkan perubahan garis pantai guna updating garis pantai dari waktu ke waktu. Pada penelitian ini digunakan data sekunder dengan memanfaatkan data teknologi Inderaja yaitu citra satelit Quickbird resolusi pankromatik Permasalahannya Inderaja memiliki ketelitian posisi geometri yang berbeda-beda oleh karena itu perlu dilakukan pengkajian untuk mengetahui ketelitian posisi geometri suatu citra satelit. Koreksi geometrik dilaksanakan pada citra dengan menggunakan 10 (sepuluh) titik Ground Control Point (GCP) hasil pengamatan GPS Trimble 5700, sehingga citra tidak mengalami distorsi. Kemudian dari citra terkoreksi ditentukan titik-titik sekutu yang nantinya digunakan untuk menghitung parameter transformasi. Proses penentuan parameter transformasi menggunakan transformasi koordinat kartesian 2-D model Helmert-1, selanjutnya melakukan transformasi koordinat sehingga dapat dianalisis ketelitian geometri dari citra tersebut. Untuk menganalisis perbedaan penggambaran garis pantai dari hasil transformasi citra dilakukan proses ovenay dengan garis pantai peta laut. Koreksi pasut dilakukan untuk mengetahui kondisi muka air laut pada waktu satelit melakukan pencitraan. Dengan demikian kondisi pasang surut sangat bermanfaat dalam penggambaran dan analisis garis pantai hasil transformasi citra tersebut. Hasil koreksi geometri dengan menggunakan GCP menghasilkan RMS ratarata ke 10 titik GCP sebesar 0,05 pixel, dengan demikian hasil citra sudah tidak mengalami distorsi. Hasil perhitungan dan analisis terhadap parameter transformasi hasil penentuan parameter transformasi menggunakan transfonnasi koordinat kartesian 2-D model Helmert-1, diperoleh nilai kesalahan posisi pada citra Quickbird sebesar 0,121293 meter. Berdasarkan nilai kesalahan posisi apabila kita tentukan kesalahan ploting sebesar 0,1 mm, maka dapat ditentukan sekala peta maksimal yang dapat diperbaharui citra Quickbird resolusi pankromatik adalah 1 : 2.000. Hasil ovenay peta laut dan hasil dijitasi citra Quickbind yang sudah ditransformasikan, secara garis besar tidak terdapat perbedaan yang menonjol, akan tetapi terdapat selisih perbedaan penggambaran yang terlihat pada sisi dinding pantai, hasil penggambaran garis pantai citra Quickbird lebih maju ke arah laut kurang lebih sejauh 1 meter. Hasil koreksi pasut pada penggambaran garis pantai citra hasil transformasi dengan garis pantai sesungguhnya memiliki selisih 0,8 meter, hasil penggambaran 0an lebih ke arah laut sejauh 0,8 meter terhadap garis pantai peta laut no.86A.
Tidak tersedia versi lain