Text
Kajian Awal Penentuan Posisi dan Ararh Pipa Bawah Laut Eksting Menggunakan Metode Regresi Linier Berdasarkan Peta Anomali Kemagnetan Menggunakan Magnetometer
Pipa merupakan suatu teknologi dalam mengalirkan ftuida seperti minyak, gas atau air dalam jumlah besar dan jarak yang jauh melalui laut atau daerah di lepas pantai. Jalur pipa bekerja 24 jam sehari, 365 hari dalam setahun selama umur pipa yang bisa sampai 30 tahun atau bahkan lebih. Posisi jalur pipa bawah laut yang berada di bawah air tentunya merupakan suatu objek bawah air yang sangat perlu di waspadai akan kerentanannya terhadap kegiatan navigasi pelayaran yang melaluinya, karena jalur dari pipa bawah laut tersebut tidak terlihat dari permukaan laut Dalam proses penggambaran posisi dan arah dari jalur pipa bawah laut tersebut, diperlukan informasi posisi dan arah pipa, untuk itu dilaksanakan survei geonsika dengan menggunakan beberapa metode geofisika, salah satunya metode magnetik menggunakan magnetometer yang bertujuan untuk mengetahui anomali kemagnetan pada area tersebut yang dipengaruhi oleh adanya pipa bawah laut tersebut. Berdasarkan hasil dari penghitungan dengan metode regresi linier dapat diperoleh gambaran umum posisi dan arah pipa serta simpangan baku dari posisi pipa tersebut terhadap garis persamaan regresi liniernya.
Tidak tersedia versi lain