Text
Pemodelan Pola Lintasan Korban Hanyut Studi Kasus Kecelakan Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Boeing 737-500 Dan Lion Air JT-610 Boeing 737 Max 8 Di Perairan Teluk Jakarta
Kecelakaan pesawat di wiayah perairan seperti insiden Srrwyaya Ar SJ182 dan Lon Aw JT610 di Teluk Jakarta, menimbulkan tantangan besar dalam upaya pencanan dan pertolongan terhadap korban dan objek penting Faktor dinamika laut seperti arus, pasang surut dan kondisi meteorologis, menyebabkan objek hanyut dengan pola pergerakan yang kompleks Daiam konteks ru, pendekatan Iimiah diperlukan untuk memperkirakan posisi penyebaran korban dan obyek hanyut guna meningkatkan efektivitas serta efisiensi operasi SAR Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan pola pergerakan korban hanyut menggunakan pendekatan simulasi numenk berbasis model MIKE 21 Flow Model FM dan Particie Tracking Module Studi in mengambil dua lokasi kecelakaan sebagai kasus utama, yakni area jatuhnya Srwyaya Ar SJ182 di perairan Kepulauan Senbu dan Lion Air JT810 di utara Karawang Parameter masukan meliputi data arus permukaan, pasang surut dan posisi awal partikel (representasi korban), serta skenano musim yang mempengaruhi arah dan kecepatan arus laut Metodologi melibatkan penyusunan domain model hidrodinamika, kalibrasi dengan data pasut observasi, serta penyebaran partikel virtuai dan titik jatuh pesawat. Simulasi dilakukan dalam rentang waktu hingga 13 han dengan vanabel arah angm dan skenano musiman yang berbeda (barat dan peralihan) Untuk vaikdasi, hasil simulasi dibandingkan dengan data posisi penemuan korban aktual di lapangan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergerakan partikel sangat dipengaruhi oleh musim dan arah angin domman Pada musm barat, partikel cenderung bergerak ke tenggara tungga pesisw Jakarta Utara, sementara pada masa peralihan, penyebaran lebih menyebar dan melingkar. Nilai korelasi antara model dan data lapangan menunjukkan tingkat akurasi yang cukup baik, terutama saat parameter angin dan pasut disertakan dalam konfigurasi model Dengan Gemikian, pendekatan mi membenkan gambaran pradiktif terhadap area konsentrasi korban hanyut dan dapat djadikan sebagai sistem pendukung keputusan dalam operasi SAR
Tidak tersedia versi lain