Text
Penyatuan Datum Vertikal Antar Pulau Menggunakan Metode GPS Based Dalam Rangka Mendapatkan Datum Vertikal Yang Sesuai Untuk Kegiatan Kerekayasaan (Studi Kasus Merak-Bakauheni)
Laut sebagai penghubung antar pulau merupakan media untuk berbagai sarang penghubung baik transportasi, komunikasi, distribusi energi ataupun yang lainnya. Berbagai sarana penghubung tersebut dapat berupa pipa, kabel, jembatan dan lain-lain. Oleh karena laut yang sifatnya dinamis serta jarak antar pulau yang cukup jauh berakibat karakteristik pasang surut berbeda-beda dan berakibat pula perbedaan kedudukan Mean Sea Level (MSL). Geoid merupakan suatu bidang equipotensial yang dianggap paling mendekati MSL tanpa gangguan. Dari pengamatan pasut pada dua pulau mendapatkan MSL yang berbeda yang tidak berada pada bidang equipotensial yang sama sehingga MSL tersebut harus ditransformasikan ke bidang referensi yang sama dalam hal ini adalah Geoid. Untuk itu diperlukan usaha penyatuan datum vertikal agar datum vertikal berada pada bidang referensi tunggal yang sesuai dalam kaitannya dengan kerekayasaan. Dalam penelitian ini menggunakan studi kasus di wilayah Merak di Pulau Jawa dan Bakauheni di Pulau Sumatera dengan data hasil survei Hidro-Oseanografi tahun 2007 dan undulasi geoid di kedua tempat tersebut, kemudian diolah menggunakan metode GPS-Based dalam rangka transformasi dan penyatuan datum vertikal. Oleh karena belum adanya model Geoid lokal di Indonesia maka dalam penelitian ini menggunakan Geoid global EGM2008 dalam transformasi dan penyatuan datum vertikal. Hasil yang diperoleh berupa hasil perhitungan dan analisis tentang datum vertikal mana yang sesuai, yang akan digunakan sebagai referensi kedalaman maupun ketinggian di kedua tempat baik Merak maupun Bakauheni yang mempunyai kedudukan MSL yang berbeda
Tidak tersedia versi lain