Text
Pemanfaatan data Hidro-Oseanografi untuk perencanaan rute dan perhitungan panjang pipa menggunakan aplikasi sistem informasi geografis (Studi kasus pemasangan pipa bawah laut di perairan Tuban Jawa Timur)
Laut sebagai salah satu sarana tranformasi tidak hanya menjadi media angkut personil , namun juga menjadi media angkut material minyak dan gas melalui jalur pipa bawah laut. Dalam meningkatkan kualitas kerjanya Pertamina berencana membangun suatu instalasi pipa bawah laut di Perairan Tuban, Jawa Timur. Untuk memenuhi hal tersebut, perlu dilaksanakan survei hidrografi sehingga kondisi perairan jalur pipa bawah laut yang aman dari objek objek laut yang membahayakan dapat diketahui, dan hal ini dapat direncanakan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai fasilitas penyimpan data spasial yang mewakili fenomena dunia nyata dan merupakan suatu perangkat yang mampu untuk memanipulasi data, memungkinkan pengguna untuk melakukan analisis data serta permintaan fungsi. Sehingga, perencanaan penggelaran rute pipa bawah laut yang lebih optimal, dapat menekan biaya operasional dan instalasi yang tinggi, serta lebih efisien dapat dilaksanakan. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis spasial diperoleh rencana rute pipa bawah laut dengan panjang pipa berdasarkan panjang permukaan adalah 7420.065 m serta jumlah pipa yang dibutuhkan adalah 619 batang pipa.
Tidak tersedia versi lain