Text
Pengukuran dan Perhitungan Beda Tinggi Secara Terestris Pada Penentuan Titik Titik Kerangka Dasar Vertikal
Salah satu rangkaian kegiatan dalam survei Hidro-Oseanografi adalah penentuan posisi vertikal. Untuk melaksanakan pekerjaan pekerjaan tersebut perlu diselenggarakan pengadaan sejumlah titik dengan kerapatan tertentu sebagai jaring kontrol vertikal. Metode penentuan ketinggian dapat dilakukan secara terestris atau secara ekstraterestris. Penentuan tinggi secara terestris antara lain dilaksanakan menggunakan metode penyipat datar. Metodologi penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan melalui pengukuran beda tinggi secara terestris pada penentuan ,titik-titik jaring kerangka dasar vertikal di Ancol, Dishidros, dan Pusdikhidros. Hasil yang diperoleh adalah mendapatkan beda tinggi dan tinggi titik-titik jaring kerangka vertikal dengan hitung perataan kuadrat terkecil dan perataan sederhana. Penggunaan hitung perataan tersebut didasarkan atas adanya data ukuran yang lebih dan juga pengukurannya yang berupa jaring-jaring dengan berbagai distribusi titik ikat. Pengukuran yang lebih dari yang diperlukan mempunyai maksud untuk mengontrol baik tidaknya data pengukuran atau untuk mengetahui ada atau tidak ada kesalahan pada hasil ukuran. Pada prinsipnya penggunaan hitung perataan kuadrat terkecil adalah untuk mendapatkan tinggi titik serta ketelitiannya.
Tidak tersedia versi lain