Text
Pengaruh Pasang Surut Air Laut Terhadap Tinggi Air di Permukaan Sungai (Studi Kasus Sungai Negara Kalimantan Selatan)
Ketersediaannya data alur pelayaran merupakan suatu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi untuk mendukung keamanan pelayaran di laut ataupun disungai salah satunya adalah data pengamatan pasang surut. Pengamatan pasang surut merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting untuk mendukung kegiatan survey Hidro-Oseanografi. Salah satu tujuannya adalah menentukan duduk tengah (MSL), muka surutan (ZO), tipe pasut serta besarnya nilai tunggang air. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui lebih jauh tentang pengaruh pasut air laut disepanjang aliran Sungai Negara dan menganalisis pengaruh pasut air laut terhadap tinggi air, tipe pasut, tunggang air, duduk tengah dan nilai Zo di sepanjang aliran Sungai Negara Kalimantan Selatan. Pada studi kasus Sungai Negara Kalimantan Selatan pengamatan pasang surut yang dilaksanakan menggunakan enam stasiun pasang surut Pengamatan di tiga stasiun pasut dilaksanakan selama 29 piantan mulai 22 Oktober-19 November 2009. Data 29 piantan diolah dengan menggunakan metode Admiralty, di stasiun pasut Marabahan menghasilkan nilai Zo sebesar 131,7 cm, stasiun pasut Sungai Salai dan Sungai Puting menghasilkan nilai Zo sebesar 125,7 cm, tiga stasiun dilaksanakan pengamatan tiga piantan mulai 27 Oktober 22 Oktober 2009. Dari hasil analisa didapatkan nilai tunggang air keenam stasion tidak mempunyai perbedaan yang signifikan akan tetapi cenderung menurun ke arah hulu. Tipe pasut ditiap-tiap stasiun pasut sama yaitu campuran cenderung .harian tunggal.
Tidak tersedia versi lain