Text
Optimasi Pemanfaatan Sonar Untuk Sistem Deteksi Akustik (Simulasi Sonar Di Perairan Selat Makassar)
Sonar merupakan peralatan deteksi bawah air yang sangat familiar bagi angkatan laut negara manapun. Keakuratan dalam pendeteksian target bawah air akan menentukan keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan operasi laut. Keakuratan dalam pendeteksian bawah air sangat dipengaruhi oleh kondisi hidro-oseanografi yang dinamis. Sampai dengan saat ini, penentuan jarak target yang terdeteksi oleh sonar masih berdasarkan pada kondisi teoritis yaitu pola perambatan gelombang akustik dianggap lurus dengan profil kecepatan gelombang akustik dianggap sama. Dalam penelitian ini disimulasikan pancaran gelombang Akustik sonar UMS4132 I KINGKLIP mode OMNI di Perairan Selat Makassar untuk menentukan jarak target bawah air berdasarkan karakteristik Perairan Selat Makassar. Metode yang digunakan untuk memperoleh pola perambatan gelombang akustik dan data untuk perhitungan jarak mendatar dan kedalaman target bawah air adalah metode ray melalui penyelesaian harga awal menggunakan fungsi ODE45 dalam perangkat lunak MATLAB versi 7.0.1, kemudian dilakukan analisa diagram ray untuk menghilangkan daerah bayangan dan perhitungan jarak mendatar dan kedalaman target bawah air. Dari hasil analisa diketahui bahwa dengan memaksimalkan sudut pancar vertikal sonar dapat menghilangkan daerah bayangan. Berdasarkan data dari pola rambatan gelombang akustik serta data dari sonar dapat digunakan untuk menghitung jarak mendatar dan kedalaman target bawah air secara lebih realistis.
Tidak tersedia versi lain