Text
Daftar Pasang Surut Kepulauan Indonesia Tahun 2011
Perhitungan ramalan Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty dengan menggunakan data Tetapan Harmonis yang diperoleh dari buku Kepanduan Bahari dan hasil survei Hidro-Oseanografi. Informasi pasang surut diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran sebagaimana ditetapkan dalam UU RI nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran. .
Ramalan pasang surut untuk setiap tempat dari 96 stasion dalam buku ini menunjukkan kedudukan air setiap jam dalam satu hari selama satu tahun. :
Waktu yang digunakan ialah : Waktu Tolok. | :
Ramalan diberikan terhadap Muka Surutan atau Muka Peta (CD) dari Air Rendah Perbani (ARP) sehingga kedalaman air yang diharapkan dapat diperoleh dengan jalan menjumlahkan angka kedalaman pada peta laut dengan tinggi air yang diberikan dalam ramalan. Sekali-sekali pernah terjadi permukaan laut turun sampai di bawah ARP sehingga diperoleh sebuah bilangan yang negatif: (-) yang dikurangkan dari angka kedalaman peta laut. '
Tinggi air disebut dengan Meter. f
Dalam daftar Air Tinggi (AT) dan Air Rendah (AR) berturut-turut ditunjukkan dengan tanda (“).
Perlu diperhatikan bahwa kondisi laut senantiasa berubah-ubah, terutama karena pengaruh Hidro Meteorologis (angin kencang, banjir dan sebagainya) yang tidak diperhitungkan dalam ramalan pasang surut ini, akan menyebabkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan dari ramalan yang dibuat. .
Peringatan : Tidak boleh dianggap bahwa telah cukup dengan petunjuk satu jam saja, melainkan Senantiasa harus dipertimbangkan dengan deretan bilangan-bilangan antara AT dani AR yang berdekatan.
Tidak tersedia versi lain