Text
Daftar Pasang Surut Kepulauan Indonesia Tahun 1993
Perhitungan ramalan pasang surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty, yaitu dengan menggunakan data Tetapan Harmonis yang diperoleh dari buku kepanduan Bahari dan hasil survei Hidro-DOseanografi.
Ramalan pasang surut untuk setiap tempat dari 73 setasion dalam buku ini menunjukkan kedudukan air setiap jam dalam satu hari selama satu tahun.
Waktu yang digunakan jalah : Waktu Tolok.
Ramalan diberikan terhadap muka surutan atau muka peta (Z0) dari Air Rendah Perbani (ARP) sehingga kedalaman air yang diharapkan, dapat diperoleh dengan jalam menjumlahkan angka kedalaman pada peta laut dengan tinggi air yang diberikan dalam ramalan. Sekali-kali pernah terjadi bahwa permukaan laut turun sampai dibawah ARP hingga diperoleh sebuah bilangan yang negatip (-) yang harus dikurangkan dari angka kedalaman peta laut.
Tinggi air disebut dalam desimeter.
Dalam daftar Air Tinggi (AT) dan Air Rendah (AR) berturut-turut ditunjukkan dengan tanda (2). .
Perlu diperhatikan bahwa karena sifat laut senantiasa berubah-ubah, terutama karena pengaruh hidro-meteorologis (angin kencang, banjir di hulu sungai) yang tidak diperhitungkan dalam ramalan pasang surut ini, dapat menyebabkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan dari kenyataan yang sebenarnya.
Peringatan : Sekali-kali tidak boleh dianggap bahwa telah cukup dengan petunjuk satu jam saja, melaikan senantiasa harus dipertimbangkan dengan deretan bilangan-bilangan antara AT dan AR yang berdekatan.
Tidak tersedia versi lain