Text
Studi Pelemahan Daya Pancaran Sonar PHS 32 Di Selat Makassar
Untuk keperluan pendeteksian kapal selam diperlukan suatu gambaran mengenai perambatan gelombang suara bawah air yang dipancarkan oleh sonar kapal atas air yang mendekati kondisi sebenarnya. J.W. Horton (l959) menyatakan bahwa dua faktor yang paling berpengaruh dalam penggambaran tcrscbut adalah prom kecepatan rambat suara bawah air dan pelemahan daya pancaran (12.). Dalam penelitian ini disimulasikan pancaran gelombang suara sonar PHS 32 mode OMNI dalam delapan lintasan yang masing-masing melalui empat titik stasiun data World Ocean Atlas 2001. Metode yang digunakan untuk memperoleh pola perambatan gelombang suara adalah metode ray melalui penyelesaian harga awal menggunakan fungsi ODE4S dalam perangkat lunak MATLAB versi 7.0. 1, kemudan dilakukan perhitungan TL berdasarkan diagram ray yang dihasilkan. Dari hasil analisa diperoleh; daerah bayangan yang memungkinkan bagi kapal selam untuk bersembunyi berada pada jarak amara 6.000-12.000 m di kedalaman 100-500 m, rata-rata pelemahan total yang dialami pada delapan lintasan simulasi sampai jarak 20.000 m adalah l26.8l3 dB rel 1 uPa dengan simpangan baku 9.57, dan jarak rambat merupakan variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap pelemahan total.
Tidak tersedia versi lain