Text
Pemanfaatan Pemodelan Gelombang Pecah Sebagai Informasi Awal Dalam Kegiatan Surf Observation (SUROB)
Pengumpulan infomasi mengenai gelombang pecah menjadi salah satu tugas Komando Pasukan Katak TNI AL (Kopaska) dengan melaksanakan pengamatan gelombang (surob) di pantai yang sudah dikuasai musuh sebelum pendaratan dilaksanakan. Pemodelan gelombang pecah yang telah dibangun oleh Kuswardani (I996) dengan menggunakan metode beda hingga, berdasarkan persamaan pengatur gelombang pecah pada slope landai, kemudian diterapkan di Perairan Ujung Genteng, lawa Barat. Pengecekan model numerik gelombang pecah ini dilakukan dengan membandingkan hasil model dengan hasil perhitungan secara analitik dan hasil pengukuran lapangan di Perairan Ujung Genteng, Jawa Barat. Sebelumnya Model diuji pada kawasan pantai simulasi yang ideal ( memiliki garis pantai yang lurus dan kontur kedalaman yang sejajar dengan garis pantai). Dari hasil pemodelan ini akan didapatkan 3 parameter gelombang pecah berupa tinggi maksimal gelombang pecah, tinggi rata-rata gelombang pecah, kedalaman/zone pecahnya gelombang dan lebar surfzone yang merupakan parameter pokok sebagai pertimbangan dalam melaksanakan operasi militer selanjutnya Sehingga hasil pemodelan ini dapat dijadikan infomasi awal yang sangat bagi Kopaska sebelum melaksanakan suroh di daerah Operasi.
Tidak tersedia versi lain