Text
Kondisi Hidro-Oseanografi Pada Studi Awal Pembangunan Dermaga Beaching Pangkalan TNI AL Panjang di Piabung
Pengembangan kekuatan Pangkalan TNI-AL sangat dibutuhkan pada saat ini. Salah satu caranya adalah dengan membangun dermaga beaching untuk bersandar kapal-kapal jenis Landing Ship Tank (LST). Untuk itu diperlukan suatu studi awal perencanaan pembangunan dermaga beaching yang berguna untuk mengetahui kondisi daerah yang akan diteliti ditinjau dari aspek hidro-oseanografi yang meliputi faktor kedalaman laut, gradien pantai, pasang surut (pasut) serta arus, gelombang, angin, dan jarak penglihatan mendatar (Visibility). Untuk meneliti data hidro-oseanografi daerah penelitian di Piabung digunakan data primer yaitu data hasil survei hidro-oseanografi STTAL dan Sehidros tahun 2005 dan data sekunder yang dikumpulkan dari hasil laporan-laporan survei terdahulu. Data itu selanjutnya disajikan dan dianalisis secara deskriptif dengan mempergunakan teori hidrografi, teori oseanografi, teori perencanaan pelabuhan, dan teori penggunaan serta operasional kapal jenis LST. Hasil analisis di daerah penelitian menunjukkan kedalaman di daerah penelitian bisa memenuhi syarat. Gradien di area penelitian yang dijadikan acuan adalah gradien pada batas kiri (AF ). Pada kedalaman 3,4 meter sampai dengan 3,8 meter, gradiennya 1:10 bisa memenuhi syarat. Pada kedalaman 2 meter sampai dengan 3,4 meter, gradiennya 1:9 untuk bisa memenuhi syarat gradien 1: 10 harus ditimbun. Pada kedalaman 0 meter sampai dengan 2 meter gtadiennya sudah memenuhi syarat yaitu 1:10. Panjang gradien dermaga beaching yang hams dibangun sepanjang 58 meter. Bentukan pantai dan dasar laut, perbedaan tinggi pasut maksimum, pengaruh kecepatan arus maksimum, faktor geografis, kecepatan serta arah angin dominan yang bertiup, dan jarak penglihatan mendatar di daerah penelitian memenuhi kriteria pembangunan dermaga beaching. Hampir semua faktor memenuhi kriteria dalam mendukung perencanaan suatu dermaga beaching kecuali faktor gradien batas kiri sebagai acuan pada kedalaman 2 meter sampai dengan 3,4 meter dan faktor gelombang. Dari penelitian studi awal ini diperoleh kesimpulan bahwa daerah penelitian memenuhi kriteria untuk pembangunan suatu dermaga beaching ditinjau dari aspek hidro-oseanografinya. Selanjutnya saran pada akhir penelitian ini agar dalam melakukan survei hidro-oseanografi untuk perencanaan pembangunan suatu dermaga beaching mengenai kecepatan rambat gelombang, panjang gelombang, waktu gelombang, energi gelombang, karakteristik spektrum gelombang, dan jenis pecahan gelombang. Saran yang kedua agar dilakukan penelitian tersendiri tentang pengaruh sedimentasi terhadap pembangunan dermaga.
Tidak tersedia versi lain