Text
SOP (Standar Operasional Prosedur) Alat Membangun Diri & Lembaga yang Berkarakter dan Sistematik
"SOP (Standar Operasional Prosedur) adalah Instruksi sederhana untuk menyelesaikan tugas rutin dengan cara yang paling efektif dalam rangka memenuhi persyaratan operasional (EMS departemen; 1998)
Lebih jelasnya SOP adalah Penetapan langkah yang berurutan secara tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, kapan, dimana, oleh siapa dan dengan cara bagaimana Dengan memiliki SOP suatu lembaga dapat memastikan segala aktifitas yang ada bisa berjalan sesuai dengan standar/tujuan yang diharapkan.
Pendokumentasian SOP diperlukan untuk menghasilkan sistem yang berkualitas dan teknis yang konsisten serta untuk mempertahankan mutu yang stabil dan perilaku tim yang BERKARAKTER. Itulah makna dari lembaga yang SISTEMIK.
Kegagalan implementasi SOP biasanya karena SOP disusun oleh TOP managemen atau Konsultan managemen tanpa melibatkan seluruh unit terkait.
Manfaat adanya SOP adalah.
1. Dapat menjaga konsistensi dalam menjalankan suatu prosedur kerja
2. Lebih jelas mengetahui peran dan posisi masing-masing di internal lembaga
3. Memberikan kejelasan mengenai prosedur kerja, dan tanggung jawab dalam proses terkait
4. Memberikan keterangan mengenai keterkaitan dengan satu proses kerja dengan proses kerja lain
5. Meminimalisir kesalahan dalam melakukan pekerjaan
6. Membantu dalam melakukan evaluasi terhadap setiap proses operasional lembaga
Cara Pembuatan SOP:
Dalam membuat SOP diperlukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melakukan observasi atau pemetaan terhadap proses kerja yang sudah berjalan atau akan berjalan
2. Melakukan benchmarking bila diperlukan dengan lembaga sejenis
3. Mendesign SOP sesuai dengan hasil observasi dan hasil referensi untuk menambah
ketajaman dari design SOP
4. Melakukan analisis terhadap design SOP yang sudah dibuat untuk diimplementasikan
5. Melakukan review SOP agar SOP yang sudah dibuat bisa dijalankan tanpa ada hambatan"
Tidak tersedia versi lain