Text
Perbandingan Peta Hasil Transformasi Dengan Peta Hasil Survei (Studi Kasus Peta Laut Nomor 86B Area Teluk Jakarta)
Pada saat ini sebagian peta laut masih menggunakan datum lokal (elipsoida referensi Bessel 1841). Sedangkan pelaksanaan survei untuk pembantuan peta laut saat ini menggunakan Datum Geodesi Nasional 1995 (elipsoida referensi World Geodetic System 1984/WGS ‘84). Permasalahan yang dihadapi pada saat ini, pelaksanaan survei untuk pembaharuan peta laut tidak mencakup keseluruhan area nomor peta yang dimaksud. Idealnya untuk melakukan pembaharuan peta, adalah dengan melaksanakan survei secara mnyeluruh pada areal peta yang dimaksud dalam sistem WGS'84. Kendalanya saat ini adalah besarnya biaya dan membutuhkan waktu yang lama. Cara lain yang dapat dipergunakan adalah transformasi datum. Cara ini dapat memberikan altematif cara pemecahan yang efektif pembaharuan peta laut atas permasalahan perbedaan sistem dari sistem Bessel 1841 ke system WGS '84. Dalam perhitungan transformasi datum diperlukan minimal 3 titik sekutu yang mempunyai koordinat dalam dua sistem (sistem Bessel 1841 ke sistem WGS ’84). Dengan menggunakan rumus transformasi model Bursa-Wotf atau model Molodensky-Badekas dapat diperoleh 7 parameter transformasi datum. Tujuh parameter tersebut dapat digunakan untuk mentransformasikan titik-titik dari sistem Bessel 1841 ke sistem WGS '84. sehingga pembaharuan peta dapat dilakukan.
Tidak tersedia versi lain