Text
Kajian Penggunaan Gridding Dengan Metode Cube Untuk S-102 Dan Shoaliest Depth True Position Untuk Penentuan Possac Dan Souacc (Studi Kasus Survei Panarukan)
Teknologi Multibeam Echosounder (MBES) mampu memberikan informasi dasar laut dalam bentuk 3D (tiga dimensi) sehingga dapat mempermudah dalam interpretasi terhadap bentuk topografi dan objek dasar laut.penelitian menggunakan data survei batimetri dengan menggunkan peralatan MBES Kongsberg EM 2040C di perairan Panarukan. Proses pengolahan data batimetri MBES menggunakan perangkat lunak CARIS HIPS and SIPS 11.3 dengan metode Gridding Combained Uncertainty and Bathymetry Estimator (CUBE) yang menampilkan nilai dari Total Propagated Uncertainty (TPU) untuk S-102 sesuai dengan madatori dari International Hydrographic Organization (IHO) serta Shoalest Depth True Position (SDTP) yang mempunyai kelebihan bisa menampilkan nilai dari Total Hirizontal Uncertainty (THU) dan Total! Vertical Uncertainty (TVU) yang merupakan bagian dari TPU. Dalam penelitian ini ada beberapa hal yang menjadi tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui proses pengolahan hasil Multibeam Echosounder dengan metode Gridding SDTP untuk mendapatkan nilai Positional Accuration (POSACC) dan Sounding Accuration (SOUACC) guna mendukung migrasi ke S-102 menggunakan data primer dari Pushidrosal yaitu data survei KRI RIGEL — 933 Tahun 2023 yang dilaksanakan di Perairan Panarukan Situbondo Jawa Timur. Hasil dari penelitian ini untuk mendapatkan nilai SOUACC dan POSACC menggunakan Gridding SDTP.
Tidak tersedia versi lain