Text
Penentuan Waktu dan Lamanya Pendaratan Pada Operasi Amfibi Ditinjau Dari Pasang Surut Air Laut di Tanjung Balaikarimun
Wilayah indonesia terdiri dari 2/3 lautan dan tersebar 17.508 buah pulau besar dan kecil serta terletak pada posisi silang antara Benua Asia dan Benua Australia dan antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Posisi wilayah yang strategis ini tidak menutup kemungkinan ada Negara lain akan menduduki sebagian atau seluruh wilayah untuk dikuasai. Untuk merebut kembali wilayah yang telah dikuasai diperlukan penyelesaian secara diplomatik dan perang Peperangan amflbi dapat diselenggarakan, namun untuk keberhasilan operasi ini diperlukan perencanaan dan perhitungan yang matang Faktor-faktor yang mempengaruhi terselenggaranya operasi ,khusuanya faktor alam yang sifatnya selalu bembah setiap saat dan tidak tetap. Pasang surut ( pasut )adalah salah satu faktor alam yang dapat menentukan keberhasilan dan kegagalan pendaratan pasukan dan peralatan . Karakter pasut disuatu tempat dengan tempat lain berbeda baik waktu maupun tipenya hal ini disebabkan adanya konfigurasi pulau ,variasi topografi dasar laut maupun bentuk pantainya. Karakter pasut di suatu tempat dapat diramalkan. Untuk dapat meramalkan kondisi pasut diperlukan terlebih dahulu informasi pasut yang tepat didaerah tersebut.
Tidak tersedia versi lain