Text
Pengaruh Fenomena El Nino Southern Oscilation (ENSO) Terhadap Variabilitas Eddy Di Perairan Pasifik Barat
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fenomena E! Nirio Southern Oscillation (ENSO) terhadap variabilitas eddy, serta karakteristik suhu di titik pusat eddy dan Tinggi Permukaan Laut (TPL). Wilayah kajian dari penelitian ini adalah Perairan Pasifik Barat dengan koordinat 3? LS — 10” LU dan 125” BT — 140” BT. Data yang digunakan adalah data arus yang terdiri dari komponen U dan V, serta data suhu dari model NEMO dan HYCOM pada 2024, 2014-2016 dan data SOI sebagai indeks untuk mengetahui kejadian ENSO dari BOM. Metode yang digunakan dalam pendeteksian eddy ialah menggunakan pendeteksian eddy otomatis atau Automated Eddy Detection (AED). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sepanjang tahun penelitian banyak ditemukannya eddy pada wilayah Perairan Pasifik Barat dan eddy yang dominan terbentuk adalah tipe siklonik eddy sebanyak 1127 eddy dan 897 tipe antisiklon eddy. Jumlah eddy akan meningkat seiring dengan bertambahnya kedalaman Kondisi El Ni#o menyebabkan jumlah, diameter eddy dan suhu pada titik pusat eddy menurun dibanding normal, kondisi La Nifia menyebabkan jumlah, diameter eddy dan suhu pada titik pusat eddy meningkat dibanding normal. Hasil Korelasi Pearson antara eddy dan ENSO menunjukkan nilai yang cenderung bervariatif. Terdapat korelasi R—-0.86 antara SOI dengan diameter eddy, korelasi sebesar R—-0.36 antara SOI dengan jumlah eddy yang terbentuk dan korelasi tertinggi antara SOI dengan suhu pada titik pusat eddy sebesar R - 0.98.
Tidak tersedia versi lain