Text
Evaluasi Lahan Untuk Perencanaan Penggunaan Lahan Berkelanjutan Di Indonesia.
Indonesia dewasa ani menghadapi masalah serius dalam penyediaan pangan dan produk pertanian lain karcna jumlah penduduk yang besar yang tidak terdistribusi merata antar wilayah. Selai persoalan kependudukan, banyak tantangan dihadapi Indonesia dalam penggunaan lahan, antara lain produksi pertanian yang sebagian besar belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, ketidakscimbangan antar wilayah (Jawa dan luar Jawa) dalam produksi pertanian, tingginya konversi lahan pertanian di Pulau Jawa dan banyak lahan di luar Jawa yang belum termanfaatkan. Di lain sisi, saat ini produksi pangan dalam negeri sangat bergantung pada pulau Jawa. Untuk itu, diperlukan model perencanaan yang mendukung penggunaan lahan yang efisien dan berkelanjutan. Inventarisasi, pemetaan dan evaluasi lahan diperlukan untuk mendelineasi sumberdaya lahan dengan kemampuan lahan yang cukup untuk suatu penggunaan untuk menghindari degradasi. Pemilihan lahan dengan tingkat kesesuaian lahan yang tinggi diperlukan untuk menjamin produktivitas yang tinggi. Dalam serangkaian proses perencanaan penggunaan lahan, evaluasi lahan memegang peranan penting sebagai fools. Evaluasi lahan dan perencanaan penggunaan lahan yang efisien seharusnya dapat berkontribusi dalam pemilihan wilayah untuk zonasi pengembangan komoditas prioritas, agar sumberdaya alam yang melimpah dapat ditransformasikan ke produk yang menyejahterakan. Meskipun awalnya digunakan di bidang pertanian saja, dewasa ini evaluasi lahan telah digunakan untuk beragam penilaian kesesuaian. Penilaian kesesuaian perlu dan telah banyak dilakukan untuk pertanian dalam arti luas (pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan/tambak) dan non-pertanian
Tidak tersedia versi lain