Text
Pelestarian sumber daya genetik ternak lokal untuk mendukung swaswmbada protein hewani
Sumber daya genetik ternak atau yang dikenal sebagai Farm Animal Genetic Resources (FAOGR) merupakan asct paling strategis dan berharga yang dimiliki oleh suatu negara. Kontribusi sektor peternakan yang di dalamnya terdapat pcran besar ternak lokal dalam pencapaian Millenium Development Goals (MDG) melalui pengurangan angka kemiskinan dunia termasuk Indonesia sangat besar.
Usaha peternakan rakyat yang memiliki skala usaha kecil dan umumnya memanfaatkan ternak lokal memegang peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, karena disamping berfungsi sebagai sumber pendapatan dan tabungan, usaha ini dapat menyediakan protein hewani untuk keluarga terutama di wilayah terpencil.
Dalam masa mendatang masalah ketahanan pangan nasional akan terkait erat dengan pertambahan jumlah penduduk yang memerlukan peningkatan produksi pertanian dan peternakan dalam memenuhi kebutuhan pangan asal ternak. Oleh sebab itu, penguatan peternak kecil yang disertai dengan kebijakan yang lebih berpihak pada usaha peternakan rakyat sangat diperlukan.
Kecenderungan peningkatan permintaan akan produk peternakan seperti susu, daging, dan telur di Indonesia akan terus terjadi seiring meningkatnya daya beli masyarakat. Meningkatnya permintaan ini tentu saja menjadi kesempatan dan peluang untuk meningkatkan kontribusi sektor peternakan pada pertumbuhan ekonomi nasional dan juga pengurangan angka kemiskinan.
Tidak tersedia versi lain