Text
Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim/Subandono Diposaptono
Dalam 7 tahun terakhir ini bencana alam di D Indonesia datang silih berganti. Usai gempa dan tsunami dahsyat di kawasan pesisir Nanggroe Aceh Darussalam (26/12/2004) yang menewaskan lebih dari 200.000 orang, hanya berselang tiga bulan gempa bumi mengguncang Pulau Nias, Sumatera Utara. Setelah itu Yogjakarta juga dihantam gempa, Sidoarjo meluap lumpur panasnya, pantai selatan Jawa Barat disapu tsunami, dan di berbagai kota direndam banjir. Lagi-lagi, gempa dan tsunami juga menyapu Kepulauan Mentawai (25/10/2010). Semua bencana tersebut menimbulkan luka mendalam. Ratusan ribu orang kehilangan nyawa. Sarana dan prasarana luluh lantak. Kondisi lingkungan pun babak belur. Kini, masyarakat dunia --termasuk Indonesiaharus menghadapi perubahan iklim dengan segala dampaknya seperti banjir, kekeringan, badai, pergeseran musim, kenaikan muka laut, dan lain sebagainya. Semua fenomena tersebut membutuhkan berbagai upaya mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim. Dan di buku inilah Anda akan mendapat pengalaman menarik bagaimana menghadapi berbagai bencana tersebut.
Tidak tersedia versi lain