Text
Perubahan Iklim dan Tantangan Peradaban Bangsa
Banyak catatan positif yang dimiliki Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Yudhoyono, bukan hanya dalam lingkup nasional, tetapi juga dunia. Salah satu hal yang menonjol adalah menjadikan Indonesia sebagai negara penting dan dihormati dalam bidang perubahan iklim global (climate change). Peran Indonesia dalam negosiasi perubahan iklim internasional semakin nyata ketika Indonesia berhasil meloloskan Bali Road Map (BRM) pada pertemuan UNFCCC COP 13 di Bali. Bali Road Map bukan hanya menjadi panduan kesepakatan internasional, tetapi juga mengakomodasikan konsep kearifan lokal di nusantara tentang keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan dan alam sekitar yang saling terkait satu sama lain. Sejak COP 13 itu, Indonesia melangkah maju dalam menyikapi isu perubahan iklim yang kian hari kian menjadi isu penting kehidupan umat manusia. Salah satu keputusan penting dari Presiden adalah membentuk Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) untuk memperkuat posisi Indonesia di forum-forum internasional perundingan perubahan iklim, serta mengkoordinasikan aksi bersama nasional mengantisipasi berbagai dampak perubahan iklim terhadap bangsa ini. Buku ini diterbitkan dalam rangka lima tahun DNPI sejak didirikan tahun 2008 hingga tahun 2013. Secara ringkas buku ini memaparkan kiprah DNPI mengkaji dan mengungkap berbagai fenomena perubahan iklim. Tujuan utamanya adalah memperkuat antisipasi kita terhadap dampak-dampak perubahan iklim yang semakin nyata dan lambat-laun akan mempengaruhi peradaban bangsa. Selain itu, diungkap pula mengapa lembaga yang dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berperan penting untuk menegakkan martabat bangsa dalam negosiasi internasional.
Tidak tersedia versi lain