Text
Pengantar Siklus Pengembangan Sistem Informasi
Beberapa tahun yang lalu, gagasan mengenai sistem informasi yang dapat Men bantu tujuan bisnis taktis dan strategik bagi suatu organisasi mungkin akan diangg, sebagai hal yang menggelikan bagi banyak manajer senior. Pihak manajemen har memandang sistem informasi sebagai pengolahan angka—tidak lebih sebagai pe, mroses transaksi. Dewasa ini, banyak manajer senior yang memandang Sistem informasi sebagai sumber daya utama yang memungkinkan perusahaan memperoke keuntungan kompetitif. Semakin banyak perusahaan yang melakukan perencanaa, sistem untuk menentukan cara agar sistem informasi dapat mendukung RENCAN4 USAHA, yang berisikan misi bisnis, maksud dan tujuan serta strategi perusahaan s€, cara keseluruhan.
Perencanaan sistem bukan lagi merupakan sebuah latihan yang hanya dilakuka, sekali dalam beberapa tahun, tetapi merupakan kegiatan yang berkelanjutan. Hz tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pekerjaan pejabat kepal informasi (CIO atau chief information officer). Bagian penting dari pekerjaan CI) adalah untuk menggunakan peluang sistem informasi, memberi dampak bagi tujuan bisnis organisasi dan menempatkan perusahaan secara menguntungkan dalam ling kungan yang kompetitif. Tujuan ini dicapai melalui perencanaan sistem, yang dibahas dalam bagian berikut ini.
Sebelum kita pindah ke dalam rinci perencanaan sistem, kasus Mammoth Machinery memberikan wawasan mengenai sebab suatu perusahaan harus mengadakan perencanaan sistem. Kasus tersebut juga rr-xiguraikan beberapa langkah yang harus diambil untuk memulai proses perencanaan, khususnya pengembangan suatu model bisnis dan suatu model sistem informasi. Suatu MODEL ENTERPRISEWIDE menggambarkan seluruh entitas utama dari sebuah perusahaan dan hubungan di antara mereka. Model ini dapat dibuat dengan suatu entity relationship diagram (ERD). Suatu model GENERALIZED INFORMATION SYSTEM menggambarkan teknologi yang sangat luas yang cukup untuk mendukung model enterprisewide, terbentuk dari komputer, media penyimpanan, dan jaringan telekomunikasi. Model enterprisewide maupun model generalized information system tidak menggambarkan secara spesifik: keduanya memberikan pandangan luas dan memberikan rinci yang cukup bagi pembuatan anggaran dan pencakupan dalam Laporan Rancangan Sistem. Ke: khususan dari kedua model ini didefinisikan lebih terperinci pada saat SDLC di paparkan. Di samping itu, hal penting yang terdapat dalam contoh kasus Mam: moth Machinery adalah bagaimana sistem informasi dapat menunjang rencana bisnis.
Tidak tersedia versi lain