Text
Sekilas Tentang Pasang Surut
Indonesia adalah salah satu negara maritim di dunia. Oleh sebab itu penguasaan
ilmu-ilmu kelautan mutlak diperlukan guna pengembangan ilmu kelautan itu sendiri dan peningkatan pemanfaatan potensi laut secara berdaya guna dan berhasil guna. Terdapat banyak cabang ilmu kelautan yang perlu dikuasai, salah satu diantaranya yang tidak kalah penting adalah Oscanografi Fisika. Sangat disayangkan cabang keilmuan ini masih belum populer, sehingga belum terlalu memasyarakat. Sebagai contoh adalah pengetahuan tentang pasang-surut laut yang bersifat sangat dinamik dan sangat bermanfaat untuk menunjang Pembangunan Nasional, khususnya aspek kelautan. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain adalah pembangunan dermaga/pelabuhan, menara-menara pantai dan lepas pantai, budi daya hasil laut, keselamatan pelayaran, peringatan dini terhadap bencana air pasang, pola umum gerakan massa air dan sebagainya. Berbicara mengenai pengetahuan tentang pasang-surut, maka banyak sekali terdapat istilah-istilah/pengertian-pengertian yang sudah baku yang dipakai dalam disiplin ilmu tersebut seperti pasut perbani, pasut purnama, pasut mati/gundah yang masih rancu dalam segi pemakaiannya. Melalui penulisan ini Dinas Hidro Osenografi TNI Angkatan Laut (DISHIDROS) melalui hasil karya mantan Kadishidros yaitu Laksamana Pertama TNI (Purnawirawan) PL. Katoppo mencoba untuk memberikan sumbang saran mengenai penyeragaman beberapa istilah/pengertian yang terdapat dalam disiplin ilmu tersebut, dengan harapan akan diperoleh keseragaman istilah yang baku pada penggunaannya di
lembaga pendidikan / departemen yang terkait.
Tidak tersedia versi lain