Text
Skandal Laut Timor : Sebuah Barter Politik-Ekonomi Canberra-Jakarta?
Mengapa DR. Mochtar Kusumaatmadja, mantan Menteri Luar Negeri RI yang dikenal bersih dan jujur itu, berani mengatakan bahwa dalam perundingan perjanjian Batas Landas Kontinen RI - Australia di Laut Timor pada tahun 1972, Indonesia hanya dijadikan sebagai 'tukang cuci' saja ? Benarkah pertemuan mantan presiden Indonesia Soeharto dan mantan PM Australia Gough Whitlam. Pada tahun 1974 di Wonosobo menandai awalnya Skandal Lout Timor 8 Bila Amerika Serikat mendapat legitimasi Internasional untuk menjadi pemimpin Dunia dan bertindak layaknya sebuah pemerintah dimana Negara-negara lain adalah warganya dapat dipahami. Amerika Serikat memainkan peran sentralnya di Timur Tengah (Irak, Libanon, Iran, Isroel, Palestina), Afganistan, dan Korea Utara masih juga dapat dipahami. Akan tetapi yang tidak dapat dipahami sama sakali adalah ambisi Australia untuk menguasai Laut Timor. Ada apa sesungguhnya di Laut Timor? Perang Dunia II dilaporkan orang Timor yang tewas karena ulah Jepang dan Australia mencapai 40.000-70.000 orang. Banyak istri orang Timor diperkosa dan hak milik mereka dirampas karena kesetiaan orang Timor terhadap Australia, sementara tentara Australia yang tewas hanya 40 orang saja. Sejak Tahun 2002, Parlemen Timor Timur telah mensahkan Undangundang Batas Wilayahnya, sekaligus memperluas wilayah maritimnya sejauh 200 mil ke segala arah dari bibir pantai Timor Timur, namun hal ini menjadi polemik Departemen Luar Negeri RI dan kelompok masyarakat Timor Barat.
Tidak tersedia versi lain