Text
Jurnal Meteorologi dan Geofisika Vol. 8 No. 2
Bencana banjir harus di atasi dari segala aspek. Awan konvektif jenis culumonimbus dapat menyebabkan bencana banjir lokal. Sistem cuaca skala meso seperti zona konvergensi intertropis (ZKI) dan siklon tropis dapat menyebabkan bencana banjir skala luas. Pada bulan Desember, Januari dan Februari (DJF) zona konvergensi intertropis berada di atas wilayah indonesia belahan bumi selatan. Siklon tropis yang bergerak dekat dengan perairan Indonesia mampu meningkatkan intensitas bencana bajir. Baik hujan konvensiona, hujan konvergensi, maupun siklon tropis, ketiganya di akibatkan oleh sel tekanan udara rendah pada pusat konveksi, zona konvergensi intertropis dan mata siklon tropis. Hujan konveksional terjadi setelah insolasi maksimum. Sebagai wialayah monsum, Indonesia mengalami hujan lebat terutama pda musim panas dan gugur belahan bumi . Efek orografik di daerah monsun juga dapat meningkatkan jumlah curah hujan pada lereng di atas angin.
Tidak tersedia versi lain