Text
TNI Angkatan Laut Berkelas Dunia Paradigma Baru
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia ditinjau dari konstelasi geografi, memiliki 17.499 pulau, dengan luas perairan mencapai 3,25 juta km2. Indonesia juga merupakan negara maritim bila ditinjau dari aktivitas kemari Bangsa Indonesia menjadikan laut Sebagai rn an hidup sekaligus sebagai cara hidup, Sehingga ah memiliki makna penting sebagai media pemersatu media perhubungan, media pertahanan, dan media penggalian sumber daya. Agar ruang hidup tersebut tetap dapat memberikan kesejahteraan bangsa, dibutuhkan angkatan laut yang mampu menjaga dan menjamin keamanannya. Dalam konteks ini, TNI Angkatan Laut sebagai salah satu komponen pertahanan negara merupakan penjaga dan penjamin, agar laut Indonesia tetap aman dalam perspektif hukum dan kedaulatan. Sampai saat ini, TNI Angkatan Laut telah, dan tetap melaksanakan perannya yakni peran militer, diplomasi, dan constabulary yang merupakan tolok ukur angkatan laut kelas dunia (World Class Navy). Sebagai Kepala Staf Angkatan Laut, saya berkeinginan untuk menunjukkan, TNI Angkatan Laut adalah angkatan laut kelas dunia yang memiliki kesetaraan dengan angkatan laut negara-negara maju lainnya. Upaya membangun TNI Angkatan Laut untuk tetap mampu menjaga stabilitas keamanan maritim baik nasional, regional maupun global adalah suatu keniscayaan, dan hal ini merupakan konsekuensi dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas TNI Angkatan Laut sebagai angkatan laut berkelas dunia. Sejarah telah mencatat, kita pernah memiliki angkatan laut yang kuat pada zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit yang memiliki pengaruh hingga ke penjuru dunia, sehingga bukan tidak mungkin kita dapat membangkitkan kembali kejayaan angkatan laut dalam mendukung terwujudnya Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, tangguh, dan disegani. Paradigma Baru TNI Angkatan Laut kelas dunia merupakan suatu instrumen pendukung dalam pencapaian visi “TNI Angkatan Laut yang handal dan disegani serta berkelas dunia” untuk dijadikan sebagai pedoman dan arah kebijakan pembangunan TNI Angkatan Laut yang meliputi pembangunan sumber daya manusia, Alutsista, organisasi, serta kemampuan operasinya. Paradigma baru ini dikembangkan dan digali dari ide-ide serta inovasi-inovasi strategis para pemimpin TNI Angkatan Laut terdahulu, yang diukur dalam empat keunggulan yaitu: (1) unggul sumber daya manusianya (excellent human resources) (2) unggul teknologinya (excellent technology) (3) unggul organisasinya (excellent organization), dan (4) unggul dalam kemampuan operasionalnya (excellent operational capability). Penekanan khusus diberikan kepada kemampuan operasional TNI Angkatan Laut, yang mana harus mampu digelar dalam tiga jangkauan kawasan yang meliputi: (1) operasi jarak pendek yang menjangkau wilayah perairan NKRI, (2) operasi jarak menengah yang menjangkau kawasan regional yakni kawasan Asia Pasifik, dan (3) operasi jarak jauh yang menjangkau kawasan global. Tantangan dan ancaman yang dihadapi oleh TNI Angkatan Laut di tingkat nasional, regional dan global semakin kompleks seiring dengan semakin meningkatnya tuntutan keterlibatan di dalam berbagai inisiatif di kawasan Asia Pasifik dan dunia. Paradigma baru ini merupakan jawaban atas tuntutan dimasa depan, di mana saya berharap paradigma tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman bagi seluruh personel TNI Angkatan Laut, dan dijabarkan dalam bentuk petunjuk pelaksanaan tugas sesuai strata masing-masing guna membangun dan meningkatkan kualitas TNI Angkatan Laut berkelas dunia yang handal dan disegani.
Tidak tersedia versi lain