Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas diterbitkannya Buku Daftar Ilmu Pelayaran tahun 2016 ini. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bernavigasi dalam bentuk alat bantu pelayaran memberikan kemudahan kepada para pelaut untuk menentukan posisi kapal dan melakukan perhitungan ketinggian benda-benda angkasa maupun posisi benda yang ada di permukaan bumi, serta haluan da…
Dalam Tahun Anggaran 1996/1997, Dinas Hidro-Oseanografi TNI-AL melaksanakan pemutakhiran Buku Daftar Pulau-pulau Indonesia terbitan tahun 1987, yang diberi judul Daftar Nama Pulau-pulau Kepulauan Indonesia. Pada dasarnya buku ini tidak merubah isi dari buku terbitan tahun 1987 tersebut, yang telah dinyatakan secara resmi sebagai hasil Rapim ABRI tahun 1987 dan atas persetujuan Menhankam mel…
Perhitungan ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty, yaitu dengan menggunakan data Tetapan Harmonis yang diperoleh dari buku Kepanduan Bahari dan hasil survei Hidro-Oseanografi. Informasi arus diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran sebagaimana ditetapkan dalam UU RI nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran. Ramalan Arus Pasang Surut untuk setiap tempat dari …
Perhitungan Ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty menggunakan data tetapan harmonis 9 arus pasut (M2, S2, K2, N2, O1, K1, P1, MS4, dan M4), bersumber dari Buku Kepanduan Bahari Indonesia dan hasil survei hidro-oseanografi. Informasi arus pasang surut diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran sebagaimana ditetapkan dalam Pasal 116 s.d Pasal 118 UU RI Nomor …
Perhitungan ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty, yaity dengan menggunakan data Tetapan Harmonis yang diperoleh dari buku Kepanduan Bahari dan hasij Survei Hidro-Oseanografi. Informasi arus diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran Sebagaimana ditetapkan dalam UU RI nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran. Ramalan Arus Pasang Surut untuk setiap tempat dar…
Perhitungan Ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty menggunakan data 9 tetapan harmonis arus pasut ( M2, S2, K2, N2, O1, K1, P1, MS4, dan M4). bersumber dari Buku Kepanduan Bahari Indonesia dan hasil survei hidro-oseanggrafi. Informasi arus pasang surut diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran sebagaimana ditetapkan dalam pasal 116 — 118 UU RI nomor 17 Ta…
Perhitungan ramalan Arus Pasang Surut dilakukan berdasarkan metoda Admiralty, yaity dengan menggunakan data Tetapan Harmonis yang diperoleh dari buku Kepanduan Bahari dan hasij Survei Hidro-Oseanografi. Informasi arus diperlukan dalam navigasi untuk keselamatan pelayaran Sebagaimana ditetapkan dalam UU RI nomor 21 Tahun 1992 tentang Pelayaran. Ramalan Arus Pasang Surut untuk setiap tempat dar…
Buku "Daerah Ranjau Perairan Indonesia" tahun 2005 adalah buku terbitan kelima yang merupakan penyempurnaan setelah dilakukannya penyapuan ranjau di beberapa wilayah perairan Indonesia. Keterangan mengenai daerah ranjau yang telah disapu dan alur-alur pelayaran yang telah bebas dari ranjau dimutakhirkan sampai dengan pemberitaan melalui Berita Pelaut Indonesia (BPI) No. 52 / 2005. Di da…
Dengan adanya perubahan Sistem Pelampungan pada perairan di seluruh dunia sebagai hasil kerja Komite Tehnik ILA.L.A. (International Association of Lighthouse Authorities) 1970 - 1975, maka sistem pelampungan yang diterapkan diperairan Indonesia juga mengalami perubahan dari Sistem Lateral menjadi Sistem Pelampungan yang baru. Dan sekarang seluruh pelampung yang ada di perairan Indonesia telah d…
Peta Arus Perairan Indonesia Kawasan Barat